Nikmati Sensai Rasa Takut

“Saya mengetahui bahwa jalan terbaik mengatur efek-efek fisik dari rasa takut adalah dengan memperlakukannya secara normal.”

“Saya pikir, apa yang dulu membuat saya mengontrol rasa takut dalam pertandingan kejuaraan taekwondo adalah bahwa saya tidak takut merasakan apa yang di sebabkan rasa takut dan menerimanya sebagai hal normal.”

Gambar

Anda akhirnya membuat keputusan sulit untuk menghadapi situasi menakutkan ketika tiba-tiba menyadari sensai fisik rasa takut yang menyelimuti anda. Jantung anda mulai berdetak di tenggorokan, telapak tangan menjadi berkeringat, tangan gemetar, dan konsentrasi andapun jadi terganggu. Anda mulai berpikir orang lain pasti akan menyadari bahwa anda tidak memiliki kontrol atas tubuh karena merasa takut.

Bagai mana anda memandang sensasi yang dibawah rasa takut? Apakah anda memandangnya sebagai sesuatu yang baik atau sebagai musuh? Apakah anda menggrutu dan meminta perasaan ini untuk pergi dan mengembalikan kepemilikan atas tubuh anda? Kebanyakan orang memandang sensai fisik yang dibawa rasa takut sebagai sesuatu yang merusak. Cara anada memandang sensasi-sensasi ini akan memutuskan seberapa baik anda menerapkan tehnik-tehnik para pakar rasa takut.

Alan jones memberikan sejumlah nasihat bagus tentang cara mengatasi sensai fisik yang dipicu rasa takut.

“Anda harus menghadapi rasa takut anda. Setiap orang memiliki rasa takut. Seorang pria yang pergi bekerja hari ini mungkin ketakutan bakal kehilangan pekerjaannya, dia membaca semua orang yang dirumahkan sementara dan berfikir, ‘Saya harap Jane akan baik-baik saja’.

Semua ini adalah manifestasi rasa takut. Akan tetapi, anda harus menghadapi rasa takut ini, tetap secara langsung, dan bicarakanlah. Jadilah seperti Simon and Garfunkel dalam lagu ‘The sounds of Silence’, berjalan di tengah kegelapan dan berkata, ‘Halo kegelapan, teman lamaku’, semua orang membenci kegelapan. Bagai mana anda mengatasi rasa takut terhadap gelap? Anda menghadapinya, jadikan rasa takut itu teman anda. Anda berbicara dengan kegelapan, itulah yang lirik itu katakan, ‘Halo Kegelapan, teman lamaku, aku datang lagi untuk berbicara denganmu’, Tidak ada orang yang berbicara dengan kegelapan. Kebanyakan orang takut pada kegelapan. Lirik itu mengatakan kepada kita, hadapilah rasa takut itu dengan cara merangkulnya. Jadikan Teman kita.”

Menjadi teman rasa takut adalah sebuah cara mengambil alih kendali sensasi fisik yang dibawa rasa takut. Melihat rasa takut sebagai sekutu kuat berbeda dengan melihatnya sebagai seorang teman. Ketika anda melihat rasa takut sebagai sekutu kuat, anda hanya menerima atribut-atribut positifnya. Ketika anda melihat rasa takut sebagi teman, anda akan menerimanya apa adanya, keburukan-keburukan dan lain-lainnya. Ketika rasa takut diterima tanpa syarat, anda dapat dengan lebih mudah memanfaatkan kekuatannya.

Jakarta, 04 maret 2012