Tampaknya kegigihan merupakan bagian penting dari kehidupan awal rock-and-rol. Les Paul (yang namanya dipakai untuk merek gitar terkenal) mengubah musik moderen setelah medesain sebuah gitar elektrik dari sebuah gitar akustik tua, dengan mengisi rongga gitar itu dengan kaus kaki, celana pendek, handuk, dan bahkan potongan-potongan plester untuk memperoleh tone yang lebih garang.

Les sadar bahwa bobot gitar ciptaannya akan memperkecil kemungkinan untuk dimainkan secara live, sehingga dia membuat instrumen baru dengan menggunakan balok kayu berukuran empat kali empat. Kayu itu menjadi gitar elektrik pertama musik rock.

Jawara gitar lainnya, Chet Atkins, menggunakan apa saja yang tersedia untuk terus bermain gitar. Ketika senar gitar pertamanya putus (sebenarnya ukulele), ia mengambil kawat dari pintu kasa dan memasangnya pada gitarnya. Angus Young dari AC/DC bahkan lebih kreatif lagi. Setiap kali jarinya patah yang sering dialaminya, karena jatuh dari ampli atau panggung hidrolis, dia menggunakan bilah penahan jarinya untuk memainkan slide guitar.