Terkadang untuk bersahabat membutuhkan waktu yang lama, dari mulai dipertemukan melalu berbagai macam aktivitas. Berbagai macam karakter,sifat,sikap yang kita jumpai untuk dipelajari dan dimengerti untuk bisa menjalani hubungan persahabat yang harmonis. Kadang kala aku berandai-andai dan membuat opini yang belum tentu kesampean untuk memiliki sahabat sebanyak-banyaknya, dan berandai bisa menjalani hubungan yang harmonis serta sukses bersama-sama selamanya.

 

Namun realitaku tak seberuntung opini yang ku buat dan yang ku andai-andaikan, semua kacau akibat kesalahpahaman akibat permainan pikiran diri sendiri yang tak bisa dikendalikan. Ketika pikiran sendiri sedang mempermainkan kita yang bertujuan untuk menjrumus ke sikap negativ, “Apakah yang akan kita lakukan untuk menghadapi permainan pikiran tersebut?” Mudah saja, coba kita pertanyakan kepada diri sendiri apa yang sedang kita pikirkan, dan apa yang akan terjadi bila melakukan sesuatu dari apa yang sedang kita pikirkan.

 

Berfikir positif saja tidaklah cukup untuk membentuk suatu keharmonisan dalam persahabatan jangka selamanya, sebaiknya kita juga berfikir negativ dan realistis agar mencapai target persahabatan yang harmonis. Jangan karena kita melihat selintas wajah sahabat kita yang tampangnya lagi tak bersahabat dengan kita, lalu kita rela keharmonisan yang sejak lama kita bangun di grogoti secara cuma-cuma oleh permainan pikiran sendiri.